Masyarakat Standarisasi Indonesia

FGD Asap Cair menuju SNI

FGD Asap Cair menuju SNI
Semarang, 1 Desember 2015

Foto FGD 1

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) MASTAN Jawa Tengah bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro Semarang menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan “Asap Cair Menuju Standar Nasional Indonesia (SNI)” yang dihadiri oleh perwakilan dari akademisi, pemerintah, produsen, konsumen, dan UKM
Diharapkan asap cair ini akan terealisasi menjadi SNI karena asap cair dirasakan sangat bermanfaat bagi industri dan juga telah lama menjadi kajian khusus oleh Undip, kata Plt Ketua LPPM Prof. Dr. rer. Nat. Heru Susanto, MM, MT dalam sambutannya. Selain Inggris, negara yang telah memiliki standar asap cair ini adalah Thailand.

Foto FGD 2 Foto FGD 3

Badan Standardisasi Nasional (BSN) dalam FGD ini diwakili oleh Kepala Bidang Pertanian, Pangan dan Kesehatan – Pusat Perumusan Standar, Dr. Wahyu Purbowasito menjelaskan bagaimana prosedur pengusulan SNI.
Pakar asap cair dari UGM, Prof. Purnama Darmadji menjelaskan bahwa asap cair ini dapat diaplikasikan dalam pangan, perkebunan, kehutanan dan lingkungan. Dalam penyampaiannya menyebutkan syarat-syarat bahan baku yang baik agar dapat menghasilkan asap cair yang baik dan sehat.
Selain menjadi penyeimbang dalam pengolahan pangan, obat-obatan, dan pengolahan-pengolahan lain yang rentan dengan bakteri, asap cair juga sebagai penangkal radikal bebas dan tidak kalah pentingnya dapat mengurangi polusi.
Perwakilan dari konsumen menyampaikan bahwa sebelumnya telah menggunakan tempurung kelapa dalam usaha makanannya, setelah menggunakan asap cair masakan menjadi lebih enak dari pada menggunakan tempurung kelapa, namun hal ini berpengaruh pada harga, karena menjadi lebih mahal.
(msi)

admin

View more posts from this author